Tampilkan postingan dengan label Seremonial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seremonial. Tampilkan semua postingan

5 Mar 2012

Kakanwil Depag Jawa Barat menandatangani MOU dengan Pascasarjana UIKA Bogor terkait peningkatan SDA dan Pendidikan


Penandatanganan Naskah Kerjasama
Anatara Kakanwil Kementrian Agama RI Provinsi Jawabarat dengan Direktur Program Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Hubungan kerjasama antara UIKA dengan Kementrian agama RI, sesungguhnya telah terjalin cukup lama, hal ini diungkapkan Direktur Pascasarjana UIKA Bogor, Prof KH. Didin Hafiduddin, Ms, saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan MOU dengan No. KW10.4/2PP.00/757.2012 anatar Pascasarjana UIKA Bogor dengan Kakanwil Depag Provinsi Jawabarat.

Penandatanganan MOU ini berkaitan dengan peningkatan Kualitas SDM dan Pendidikan untuk jajaran Staff dan pegawai Departemen Kementrian Agama yang jumlahnya mencapai puluhan Ribu Orang, baik yang sudah memiliki NIP maupun Belum memiliki NIP. Nantinya UIKA diharapkan akan memberkan kontribusi dan sumbangsihnya dalam mendidik dan meningkatkan kwalitas SDM di Departemen kementrian Agama RI, baik untuk tingkat S1, S2, bahkan S3, dengan menargetkan para pegawai dan staff kementrian Agama RI yang ada di lingkungan Bogor dan sekitarnya bisa menempuh Pendidikan Lanjutan di UIKA.

dalam sambutan nya Kepala Kakanwil Kementrian Agama RI, Drs. H. SAEROJI, MM, mengungkapkan Rasa syukurnya bisa melakukan Penandatanganan dengan UIKA Bogor, pasalnya, beliau menambahkan MOU ini merupakan penguat kerjasama yang telah terjalin cukup lama. dimana UIKA merupakan salah-satu kampus yang telah melahirkan ribuan sarjana dan beberapa diantaranya memiliki jabatan penting di departemen Agama RI, dalam beberapahal Depag telah mengucurkan berbagai Beasiswa khususnya untuk para guru MI, MTS, dan MA yang sedang menjalani Pendidikannya di UIKA bogor yang jumlahnya bisa mencapai ratusan mahasiswa.

MOU ini dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Baru, dengan dihadiri oleh kepala, kepala kakanwil kabupaten dan kota yang pada kesempatan ini dihadiri oleh kepala kanwil Kab. Bogor dan Kota, Kanwil Sukabumi, Kanwil Cianjur dan Kanwil Depok, juga beberapa pejabat kemenentrian Agama lainnya, sementara di pihak UIKA, selain Direktur Pascasarjana dan Rektor UIKA Bogor, Hadir juga, Para Pembantu Rektor, I,2 dan 3, para kepala Program Studi di tingka Pascasarjana, Dekan-dekan Fakultas, Kepala-kepala Biro dan Lembaga, serta tak ketingalan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogor juga turut hadir dalam penandatanganan MOUyang diselenggarakan 5 Mater 2012 ini.
Baca Selengkapnya | Kakanwil Depag Jawa Barat menandatangani MOU dengan Pascasarjana UIKA Bogor terkait peningkatan SDA dan Pendidikan

7 Jun 2011

Karya Civitas Akademika UIKA

Karya Civitas Akademika UIKA


Warta-UIKA : Prestasi gemilang ditorehkan civitas akademika Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Hendri Tanjung dan Irfan Azizi. Dua dosen ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penulis novel ekonomi syariah pertama.

MURI mencatatkan novel berjudul Econom sebagai novel ekonomi syariah pertama dengan urutan rekor MURI ke- 4923. Penyerahan piagam diserahkan langsung Manajer Senior MURI, Paulus Pangka kepada penulis novel Hendri Tanjung di kantor MURI, Jalan Perintis Kemerdekaan No 275, Semarang, Jawa Tengah.
“Novel Econom terbitan Azam ini adalah novel pertama yang berbasis syariah di Indonesia. Diperkuat dengan rekomendasi Direktur Kepatuhan BNI Syariah tanggal 23 Mei 2011dan Perum LKBN Antara,” ungkap Paulus. Ia menjelaskan, Econom merupakan novel pertama yang mengangkat pengenalan ekonomi syariah sebagai tematik dari substansi dalam cerita.

“Jadi berdasar dari dua rekomendasi tersebut, kami menilai novel ini layak dicatatkan di museum untuk kriteria pertama,” katanya. Ditemui di UIKA, Henri Tanjung mengatakan, sebuah kebanggaan jika karyanya dicatat di MURI. Selama ini, terang dia, novel selalu diidentikkan sebagai karya tentang cinta dan problematikanya. Melalui Econom, ia berusaha menuangkan dunia ekonomi syariah, khususnya bank syariah, ke dalam novel.

“Saya sengaja mengemas buku dalam bentuk novel agar pembaca tidak bosan. Karena itu, pesan tentang ekonomi syariah lebih mengena di benak pembaca,” katanya. Dengan bahasa populer, imbuhnya, tentu masyarakat awam akan lebih mengerti dan memahami tentang ekonomi syariah.

Dia juga menilai, kini masyarakat Indonesia hanya sebagai penonton bank syariah, dan bukan sebagai pemain. Artinya, publik lebih banyak mengamati bank syariah daripada menyimpan uang di bank syariah. “Kalau jadi pemain, tentu menyimpan uang di bank syariah. Di situ jauh lebih menguntungkan,” kata penulis kelahiran 30 Mei 1972 ini.

Hendri Tanjung ( Batik Kuning ) sesaat mendapatkan Piagam Penghargaan Peraih REKOR MURI
(Musium Rekor Dunia Indonesia)

Baca Selengkapnya | Karya Civitas Akademika UIKA

22 Mei 2011

Pondok Pesantren Pencetak Imam Masjid kini resmi dibuka “( Peresmian Ponpres HILAL Bogor )

Warta-UIKA: Tidak jauh dari kediaman ketua partai bulan bintang yang pernah menjabat mentri kehutanan RI Priode SBY, tengah diadakan peresmian Pondok pesantren Hilal Bogor, tepatnya di Jl. Kranji Ujung RT 04/04 Budi Agung, Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal – Kota Bogor.

Hadir pada peresmian tersebut Prof. KH. Didin Hafidhudin ( Keua Baznas, Dir. Pascasarjana UIKA Bogor), MS. Ka’ban ( Ketua Umum Pbb) , Ust. Fadhlan (Dai Tokoh Perubahan 2010 Versi Republika), Ust. Sambo (Pembina Yayasan Hilal Bogor, Pengagas Gerakan Moral Sholat Khusuk untuk Kejayaan Indonesia ( Gema SKKI ), para kyai dan para Ustadz-ustadz , Tokoh alim ulama, serta Masyarakat sekitar turut menyemarakan peresmian Pesantren ini.

Dalam sambutan ketua pembina pesantren hilal bogor, Ust Sambo menerangkan latar belakang didirikannya pesantren hilal bogor ini adalah “melihat perkembangan Umat Islam saat ini yang semakin pesat dan jumlah-jumlah masjid di indonesia semakin bertambah, maka dianggap perlu diupayakan untuk merekrut para kader dari kaum muslimin untuk dibekali dengan ilmu dan seperangkat keahlian penunjang lainnya, agar mereka siap memakmurkan masjid-masjid di tengah-tengah masyarakat dengan berbagai kegiatan.

Guna mewujudkan keinginan yang mulia inilah maka Yayasan Hilal Bogor, mendirikan pesantren yang akan menjalankan misi strategis menghasilkan imam mesjid yang memiliki kemampuan memimpin dan membimbing jamaah untuk melakukan sholat dengan khusuk dan ibadah yang berkwalitas, serta mampu membina dan mengembangkan potensi spiritual, ekonomi dan sosial masyarakat sekitar”.

Dalam peresmian ini pula dilaksanakan solat Tasbih, sebagai bentuk rasa syukur dan meminta pengampunan dosa dari Allah SWT. Selanjutnya dimeriahkan dengan Tausiyah Prof. KH. Didin Hafidhudin dan MS Ka’ban.

Prof. KH. Didin Hafidhudin, dalam tausiyah umumnya mengemukakan rasa syukurnya karena masih ada para pemikir-pemikir umat yang mempunyai gagasan seperti apa yang menjadi visi misi dari peresmian pesanren hilal bogor ini. “ semoga dengan adanya pesantren pencetak para imam mesjid ini akan menimbulkan geliat semangat beribadah yang tinggi dari masyarakat, karena jikalau masjid-masjid sudah terisi penuh setiap waktu oleh para jamaahnya, maka ini merupakan pertanda akan ada kebangkitan umat di negri ini” pungkasinya.

Acara diakhiri dengan penarikan plang peresmian pesantren yang dipimpin oleh Prof. KH. Didin Hafidhudin dengan disaksikan oleh semua orang yang hadir, selanjutnya tak ketinggalan diresmikan pula lounching Gerakan Moral Sholat Khusuk untuk Kejayaan Indonesia ( Gema SKKI ) oleh MS Ka’Ban. Dan terakhir adalah ramah tamah yang dilaksanakan di taman kebun jambu yang ada di area pesantren hilal bogor ini. @azs
Baca Selengkapnya | Pondok Pesantren Pencetak Imam Masjid kini resmi dibuka “( Peresmian Ponpres HILAL Bogor )