1 Feb 2010

Studi Banding UIKA


Sebagai Institusi Publik, Universitas Ibn Khaldun Bogor (UIKA) senantiasa melakukan pembenahan di berbagai bidang layanan, termasuk layanan akademis. Hal ini didasari oleh tuntutan masyarakat dan perkembangan masa yang semakin kompetitif, khususnya di dunia kerja. Oleh karenanya UIKA segera membentuk Lembaga Penjaminan Mutu yang berorientasi proses, sebagai upaya konkrit dalam menjawab tantangan perkembangan tersebut. Dalam kaitan ini jajaran pimpinan UIKA dan Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun (YPIKA) selama empat hari melaksanakan studi banding di beberapa Perguruan Tinggi di Jawa Tengah yang dianggap bwrhasil dalam menerapakan Sistem Penjaminan Mutu, di antaranya adalah Universitas Diponegoro (Undip-Semarang) dan Universitas Islam Indonesia (UII-Yogyakarta).

Rombongan UIKA yang berjumlah 20 orang yang langsung dimpimpin oleh Rektor UIKA, Prof. Dr. H. Ramly Hutabarat, SH., MHum. diterima sangat baik oleh kedua institusi. Bahkan penjelasan mengenai penerapan Sistem Penjaminan Mutu diberikan sangat gamblang dan mendetil, sehingga sangat bermanfaat sebagai referensi penyusunan Lembaga Penjaminan Mutu di UIKA nantinya. Untuk diketahui bahwa Lembaga Penjaminan Mutu dapat diterapkan untuk beberapa level dalam jajaran institusi, yaitu level Universitas, Fakultas dan Program Studi yang saling terkoordinasi satu sama lain. Oleh karenanya, yang mengikuti studi banding ini adalah seluruh pimpinan UIKA yang terdiri dari Rektor dan para Pembantu Rektor, Pengurus Yayasan, seluruh Dekan di lingkungan UIKA, Pasca Sarjana, Kepala Biro dan Humas.

Dalam pengantarnya Rektor menekankan perlunya belajar dari keberhasilan pihak lain, termasuk juga mempelajari kendala-kendalanya, sehingga tidak perlu banyak membuang waktu dalam upaya perintisan Lembaga Penjaminan Mutu yang akan dilakukan di UIKA. Demikian pula ditegaskan bahwa keberadaan LPM di UIKA sudah merupakan keharusan bahkan kewajiban yang mesti dilaksanakan UIKA sebagai bentuk untuk mengemban amanah masyarakat Bogor dan sekitarnya yang sudah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di UIKA. Disadari bahwa SDM yang siap untuk merealisasikan LPM-UIKA ini masih terbatas, sehingga Rektor perlu mengirimkan Tim untuk secara khusus mengikuti workshop dan pelatihan di UII-Yogyakarta sampai menguasai aspek detil implementasinya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua YPIKA, H. Chaeruddin A. Nawawi, SE menyampaikan kesiapannya untuk mendukung Pembentukan Lembaga Penjaminan Mutu di UIKA ini, terutama dari aspek pengembangan Fasilitas dan Infrastruktur Pendidikan. Yayasan juga banyak belajar dari keberhasilan UII-Yogyakarta, yang juga sebagai universitas swasta sebagaimana UIKA, namun telah mampu berdikari menjadi sebuah Universitas dengan Fasilitas dan Infrastruktur Pendidikan yang relatif megah, yang ternyata salah satu kuncinya adalah peran aktif yayasan dalam membangun sinergi dan kerjasama dengan pihak lain. Di samping itu, kerjasama internal Yayasan dan Rektorat sangat diperlukan, terutama dalam merancang program-program pengembangan ke depan.

Rombongan juga diterima Pimpinan Pondok Pesantren Modern Assalam-Surakarta. Dari sini UIKA juga belajar bagaimana mengembangkan asset dan fasilitas pendidikan yang relatif baik di Pondok Pesantren ini dan mampu melayani dengan baik santri yang belajar di Pondok ini sekitar 5.000 orang. Tidak lupa Rektor juga mempromosikan UIKA sebagai Universitas Islam tertua di Bogor yang didirikan para ulama dengan Motto Kesatuan Iman-Ilmu-Amal siap menampung lulusan Pondok Pesantren untuk menaljutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi di Universitas Ibn Khaldun Bogor dan terus dapat melanjutkan program pesantrennya di Pesantren Mahasiswa Ulil Albaab dan dukungan Asrama Mahasiswa berkapasitas 500 orang.
Baca Selengkapnya | Studi Banding UIKA

"Workshop Mikrotik Pertama Di Bogor"

"Workshop Mikrotik Pertama Di Bogor"

Photobucket,

Diinformasikan, kami selaku panitia akan mengadakan "Workshop Mikrotik Pertama Di Bogor" pada tanggal 18 Januari 2008. Lokasi di Universitas Ibn Khaldun Bogor. Pendaftaran termasuk Sertifikat tapi tidak termasuk makan ataupun minum. Peserta harus bawa masing-masing. Besar harapan kami, agar banyak peserta yang dapat mengikuti kegiatan/acara tersebut demi kemajauan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Bersama surat inipun, kami lampirkan pamflet dari acara tersebut. Apabila ada ketidakjelasan, Anda dapat menghubungi contact person yang ada maupun LAB-TI UIKA Bogor.

Laporan kegiatan MUGI di CompFest Universitas Indonesia

Baca Selengkapnya | "Workshop Mikrotik Pertama Di Bogor"

mahasiswa fti uika berkunjung ke Indicontech.

Kunjungan Beberapa Orang Mahasiswa Teknik Informatika Uika Ke ajang pameran komputer Indocomtech 2008 yang di adakan Jakarta Convention Center Kemarin (Kamis 13-11-08) itu dirasakan cukup membawa manfaat banyak bagi pengetahuan dan pengembangan pengalaman akan bidang IT (Information and Telekomunication) sesuai apa yang sedang mereka geluti di bangku kuliah.

(Bakti :21 / FTI / VII) memaparkan kepada kami, bawasannya harga yang di tawarkan pada pameran ini memang cukup menggiurkan alias miring banget, ketimbang harga – harga normal, diskonnya bisa mencapai 60 % bahkan lebih. Gila bangetkan. Apalagi dengan keadaan harga dolar sekarang yang mencapai di atas sebelas ribu rupiah per dolar memang cukup berpengaruh pula terhadap naik turunnya harga komputer yang memang tergantung banget dengan kurs dolar “ sebetulnya, saya Cuma maen – maen saja, sekedar mengisi kekosongan waktu ketika ga ada jam kuliah, tetapi ketika sesampainya saya disini, saya cukup antusias sekali untuk melihat – lihat dan mempelajari perkembangan teknologi terkini yang sedang berkembang di Indonesia. Saya rasacukup bermanfaat ketimbang di isi dengan nongkrong di Mall atau nonton di bioskop, saya rasa ini cukup informatif”.

Pameran yang di adakan rutin setiap akhir tahun ini, rencananya akan di adakan kurang lebih selama satu minggu, mulai tanggal 12 s/d 18 November. Dengan Peserta pameran dari berbagai perusahaan komputer dan aksaesories ternama. Contohnya sony yang memiliki produk laptop / notebook dengan merk Vaio yang kami sambangi ke stand nya, mereka mematok harga Vaio VGEN-SR12G dengan spack Intel Core 2 Duo Prosesorp8400 (2,26 Ghz) 13,3” ,VGA 4500MHD, Memori 1 GB, HDD 200 GB, standard. Dengan harga normal pasar $1549 Spesial Rate 1 USD 9600/9700 dijual dengan patokan harga $1399 saja, itupun masih mendapatkan bonus lagi berupa MP3 Walkman.

“Bagi orang yang mengeti teknologi dan mempunyai duit, ini adalah ajang kesempatan mereka untuk berbelanja keperluan komputer sepuas nya dengan iming – iming diskon yang tinggi dan bonus marchen yang menarik siapa takut” Papar salahsatu Panitia Penyelenggara Apkomindo Indonesia Poundation .
Baca Selengkapnya | mahasiswa fti uika berkunjung ke Indicontech.

Laporan kegiatan MUGI di CompFest Universitas Indonesia


Kejujuran adalah dasar yang sangat penting untuk segala sukses. Tanpa kejujuran, tak akan ada keyakinan dan kemampuan untuk bertindak.

Pada tanggal 7 februari 2009 tepatnya hari sabtu di Balairung Universitas Indonesia telah di selenggarakan CompFest 2009 (Computer Festival 2009) selain itu juga diundang berbagai komunitas IT Indonesia untuk memamerkan hasil karyanya sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan IT di Indonesia. banyak komunitas-komunitas IT yang hadir dalam acara ini salah satunya kami dari MUGI (Microsoft User Group Indonesia) tak kalah bersaing dengan komunitas lainya terbukti dari banyaknya peserta yang berkunjung ke stand MUGI baik sekedar melihat pruduk terbaru dari Microsoft (Windows 7) dan bertanya seputar kegiatan MUGI hingga mendaftarkan diri untuk bergabung dengan komunitas ini. dalam acara ini juga Pak David Yacobus memberikan materi yang cukup menarik : Security dan Virus. hal ini bisa di lihat dari banyaknya pengunjung yang menghadri presentasi juga membagi-bagikan Doorprize kepada peserta CompFest…..(^_^) Semangat.

tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada panitia penyelengara dari Universitas Indonesia yang telah memberikan kami tempat untuk memperkenalkan MUGI kepada peserta baik pelajar, mahasiswa dan umum.

Baca Selengkapnya | Laporan kegiatan MUGI di CompFest Universitas Indonesia

KAMMI Komsat UIKA adakan sunatan masal

sekitar 32 warga terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

FKIP UIKA- (21-02-09), sekitar pukul 7. Wib, puluhan orang yang terdaftar sebagai peserta sunatan masal yang diadakan oleh KAMMI Komsat UIKA, mendatangi aula FKIP UIKA untuk melaksanakan sunatan masal, sunatan masal yang di adakan ini adalah sebagai wujud kepedulian dan bakti sosial KAMMI komsat UIKA kepada lingkungan sekitar yang masih memerlukan bantuan dari berbagai pihak. Menurut Pers Release yang kami dapatkan dari panitia, ”kegiatan ini didasarkan sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian yang mendalam terhadap kondisi masyarakat kota bogor sebagai salahsatu daerah yang memiliki jumlah penduduk cukup banyak. Pemerintah dianggap belum mampu mengelola rakyatnya dengan baik, nyatanya banyak penduduk yang tidak dapat menikmati pelayanan kesehatan yang memadai dan mudah di jangkau oleh mereka. Padahal kesehatan adalah indeks untuk mengukur perkembangan manusia di suatu daerah.” melalui aksi khitanan masal ini KAMMI kolsat UIKA menyatakan sikap sebagai berikut:1. mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Bogor untuk peduli dengan kesehatan, terutama kesehatan anak-anak.2. Mendesak pemerintahan kota Bogor untuk lebih serius dalam menangani masalah-masalah kesehatan masyarakat Kota Bogor.3. menuntuk pemerintahan Kota Bogor untuk menyediakan fasilitas-fasilitas kesehatan yang memadai dan mudah di akses oleh masyarakat kota Bogor.Kegiatan yang teragenda tiap tahun ini mendapatkan respon yang cukup positif dari masyarakat kota bogor, dari lima kelurahan yang menjadi target peserta sunatan masal ini terdaftar ± sekitar 32 Peserta yang mengikuti sunatan masal ini.
Menurut Orang tua Nurhudadin 6 Thn peserta sunatan masal (Ibu Lina) kepada kami, kegiatan tersebut sangat membantu sekali untuk keluarganya, dia menambahkan kegiatan tersebut sangatlah cukup berarit ketimbang kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya memprotes saja (demo) tanpa ada aksi langsung yang di berikan kepada masyarakat. ”Saya sekeluarga sangat berterterimakasih kepada Penyelenggara acara, yang pada kesempatan ini sanagt membantu kami sekeluarga”.
Baca Selengkapnya | KAMMI Komsat UIKA adakan sunatan masal

Mediasi Repoku menghasilkan memo PR 3 pembekuan KPRM & Pembubaran MPM, DPM



hari ini, (jumat 18 Juni 2009) Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan KELUARGA BESAR MAHASISWA UIKA (REPOKU) hari ini melakukan mediasi dengan rektorat Sekitar Pukul 11 siang . dalam agendanya pihak mahasiswa yang mengatas namakan Repoku ini menuntut pembubaran MPM/DPM, PRESMA, KPRM (Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa) yang dinggap mereka Tidaksah dan sudah tidak sehat karena hanya di kuasai oleh sebagian kalangan saja. semua kegiatan yang dilakukan oleh MPM/DPM maupun Presma, tidak melibatkan semua unsur mahasiswa didalamnya. diluar itu kepengurusan MPM/DPM dan Presma, dianggap sudah kadaluarsa dan harus secepatnya di bubarkan. karena tidak adanya agenda dan kegiatan yang jelas dari proker yang mereka jalani hingga kegiatan kemahasiswaan beku dan seolah-olah tidak ada kepengurusan yang sedang berjalan di kampus. menurut mereka tidak pantas sekali Kampus sekelas Universitas Ibn Khaldun ini,yang notabene kampus islam tertua di kota bogor ini mati suri tidak ada kegiatan yang berarti, sementara uang UPM yang dipungut Kampus Kepada seluruh mahasiswa terus dijalankan bahkan kian tahun kian mahal.

Menanggapai hal itu pihak rektorat yang diwakili Oleh Pembantru Rektor 3 (Saipudin Syaf) mengakui adanya ketidak beresan di tubuh kamahasiswaan yang dipegang oleh kepengurusan sekarang. ia juga menambahkan sedikit keluhanynya mengenai permintaan biaya yang mereka minta berkenaan dengan kegiatan mahasiswa padahal kegiatannya tidak ada. serta salahsatu dari mereka sebetulnya sudah tergolong alumni dan tidak layak lagi memangku jabaran tersebut.

tetapi apapun dukungan yang saya berikan itu tidak lepas keputusannya harus langsung oleh rektor menurut beliau "saya hanya mediator dan pasilitator. saya hanya bisa memberikan saran tetapi keputusan pinalnya tergantung kepada rektor uika yang pada saat ini, beliau tidak ada di kampus, sedang mengajar di UI dan tidak mungkin kesini hari ini." kendati demikian mediasi yang dilaksanakan tidak nihil sama sekali, karena PR3 (Saepudin sayaf) Menyarankan untuk sementara dia bisa membuatkan memo untuk membekukan terlebih dahulu KPRM, membubarkan MPM, DPM.

sementara itu di kubu yang lain pada hari ini akan mengadakan pemilihan ketua MPM dan DPM yang baru mengganti MPM, DPM yang digugat yang dilaksanakan pada pukul 14 sore ini.
Baca Selengkapnya | Mediasi Repoku menghasilkan memo PR 3 pembekuan KPRM & Pembubaran MPM, DPM

RAKERPIM UIKA BAHAS ISU STRATEGIS

Bogor- Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) yang diselenggarakan Universitas Ibn Khaldun Bogor, hari Selasa-Rabu pekan ini membahas isu-isu strategis, terutama yang terkait dengan peningkatan kualitas layanan akademis dan kerjasama penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan Universitas ± sebanyak 38 peserta, mulai dari Rektor, Pembantu Rektor, Kepala Biro, Ketua LPPM, Para Dekan dan Pembantu Dekan, serta para Kepala Bagian. Hadir pula pada acara ini Ketua Badan Pembina YPIKA, H. Chaerudin A. Nawawi, SE yang turut memberikan pengarahan kepada peserta Rakerpim.
Menurut Kepala Humas UIKA, Budi Susetyo, MSc., rapat kerja kali ini sengaja dilaksanakan di luar UIKA yaitu di Wisma Departemen Perhubungan-Tugu Indah Cisarua, Bogor, untuk menghindari rutinitas keseharian dan diperolehnya nuansa baru agar membuahkan hasil yang optimal. Selanjutnya dijelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan rakerpim akan dibagi dalam beberapa komisi, yaitu Komisi I yang membahas permasalahan akademik, komisi II, masalah keuangan dan administrasi umum serta Komisi III, yang akan membahas masalah Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama. Diharapkan dengan pembagian komisi seperti ini, pembahasan dapat lebih fokus pada substansi yang berkembang. Ada pun target utama diadakannya Rakerpim ini adalah untuk mengevaluasi kinerja pada tahun sebelumnya, mengukur taraf keberhasilan, memberikan masukan dan rekomendasi perbaikan ke depan serta menetapkan baseline untuk Program Kerja Tahun 2009.
Besarnya harapan dan animo masyarakat terhadap layanan pendidikan yang diselenggarakan UIKA ini mendorong pihak manajemen UIKA untuk senantiasa berbenah secara terus menerus. Dengan demikian diharapkan masyarakat luas akan semakin percaya terhadap kualitas layanan pendidikan yang semakin baik di Universitas Islam tertua di Bogor ini. (Azis UIKA)
Baca Selengkapnya | RAKERPIM UIKA BAHAS ISU STRATEGIS

Kelanjutan penandatanganan MOU Uika dengan Indosat berlanjut dengan membuka kembali kerja praktek terpadu 11 kemarin di TMII



(Jakarta, 3-12-08 ) Setelah penandatanganan MOU kerjasama Indosat Tbk. Regional Bogor Dengan Univ. Ibn Khaldun Bogor (17-07-2008) dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan, indosat dengan uika kali ini, telah membuka kembali kerja Praktek terpadu 11, yang sebelumnya telah menutup praktek kerja terpadu 10 yang telah usai. Yang di adakan di Anjungan Lampung TMII, 3 desember 2008 kemarin, dan direncanakan berakhir tanggal 5 Desember besok. Kegiatan praktek kerja terpadu ini memang adalah sebagai salahsatu poin dari kontrak kerjasama yang telah di tandatangani oleh indosat dan uika yang memang telah menyerap beberapa mahasiswa uika smester akhir untuk mencoba magang di perusahaan yang salahsatu Produknya ber logo matahari itu.

Jika kita palshback kembali pada waktu penandatanganan MOU tersebut point point yang memang menjadi pertimbangan kerjasama adalah salahsatunya memang sebagai Penetrasi dan penyebarluasan akses broadband berkecepatan tinggi yang gencar dilakukan PT Indosat Tbk. Untuk pertama kalinya dunia pendidikan di bogor menjadi sasarannya, dan Universitas Ibnu Khaldun Bogor-lah Universitas pertama yang disambanginya.

Kerjasama antara dua institusi merupakan wujud komitmen Indosat untuk terus memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan khususnya melalui perkembangan teknologi komunikasi dan perangkat lunak. “Diharapkan transfer teknologi ke kampus dapat mencetak lulusan yang berkompetensi dalam bidang teknologi,” kata Head of Jabodetabek Region Asep Suhendi, waktu penandatanganan MOU berlangsung.

Kerjasama ditandai dengan penandatanganan MoU antara PT Indosat dan UIKA oleh Head of Jabodetabek Region Asep Suhendi dan Rektor UIKA Ramly Hutabarat di Aula UIKA. Setelah UIKA, PT Indosat akan melebarkan kerjasama ke berbagai perguruan tinggi yang ada di Jabodetabek.

Program kerjasama bakal menyediakan akses informasi bagi civitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa. Bahkan, PT Indosat juga membuka peluang kepada mahasiswa tingkat akhir untuk mengecap magang di Indosat, yang memang pada saat ini sudah memasuki tahap kedua yang telah dibuka kemarin. Dimana mahasiswa Mahasiswa diajak untuk belajar bagaimana proses penyediaan teknologi informasi, dan komunikasi yang saat ini sedang berkembang

Rektor UIKA Dr Ramly Hutabarat antusias menyambut kerjasama yang membuka komunitas pendidikan terhadap perkembangan teknologi informasi. “Kampus dan komunitas akademik perlu dan harus mengikuti perkembangan yang terjadi dalam dunia modern. Penyediaan broadband berteknologi tinggi akan sangat membantu proses pendidikan dan pengembangan SDM,” kata Ramly.

Hadirnya akses dari operator Indosat yang menyediakan sarana informasi bakal memperbaiki sistem informasi di institusi yang dipimpinnya. Dirinya juga menyambut baik adanya sistem belajar sambil bekerja di perusahaan operator seluler itu bagi mahasiswa tingkat akhir.

Dikatakannya, penguasaan teknologi kepada mahasiswa akan sangat berguna dan bisa jadi akan berlanjut hingga memasuki dunia kerja. Komunitas pendidikan UIKA , Ramly menuturkan, akan terus melakukan perbaikan sistem teknologi informasi dan menyediakan fasilitas dan alat pendukung. “Secara bertahap semua kalangan akan mampu mengakses informasi dari dunia maya secara cepat dan mudah,” tukasnya.

Sementara Head of Bogor and Depok Region Indosat Sonny Adiwidjaya menambahkan, Indosat menilai kalangan dunia pendidikan, yakni mahasiswa adalah kalangan early adopter yang selalu mencoba hal baru. “Segmen mahasiswa dan dunia pendidikan terbuka untuk mengadopsi hal yang menyangkut dunia teknologi,” katanya. Indosat menawarkan akses internet paket ekonomis sebesar Rp90.000, pengguna dapat mengakses hingga 500MB dari dunia maya.(nan). Sekarang tinggal kitanya sendiri sebetulnya, mau ga….! Untuk belajar menguasai semuanya….!

Azies untuk TI

Baca Selengkapnya | Kelanjutan penandatanganan MOU Uika dengan Indosat berlanjut dengan membuka kembali kerja praktek terpadu 11 kemarin di TMII

17 Jan 2010

Daftar Isi


Baca Selengkapnya | Daftar Isi

11 Jan 2010

Profil Redaktur ( Koordinator Liputan )

Biografi :

Nurdin Al-Azies, Lahir di Sukabumi, 11 Januari 1990, tercatat sebagai mahasiswa Teknik Informatika semester V ( 2010 ) FT Universitas Ibn Khaldun Bogor.saat ini menjabat Koordinator Liputan media mahasiswa Warta Kampus UIKA Pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum LDK Al-Intisyar UIKA BOGOR, Kepala Departemen Syiar & Pelayanan Kampus LDK Al-Intisyar UIKA, Kepala Divisi LITBANG Mav-Net UIKA,Anggota Penelitian dan Pengembangan LENSA Cianjur , Anggota (HIMATEKINFO) Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Ibn
Khaldun Bogor).

Pengalaman organisasi yang pernah digeluti antara lain LDK Al-Intisyat UIKA, MAV-NET UIKA, LENSA CIANJUR, sebagai Ketua OSIS SMK Bina Teknologi-Bogor, Ketua Umum Sispala Bogor, Keta Rohis SMK Binateknologi Bogor. dll Sekarang Bekerja sebagai Staf SUMBERDAYA INFORMASI dan HUMAS Universitas Ibn Khaldun Bogor, Staf CV Putra Persada, Penulis Lepasan Di Harian local koran Bogor. Tinggal di Salabenda no 25 RT 08/3 Kemang, Bogor 16310. HP: 085721**2010.
Email: alazies@gmail.com Web Blog http://azies-site.co.cc http://IT-incampus.blogspot.com
Baca Selengkapnya | Profil Redaktur ( Koordinator Liputan )